Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Make Editor Sublime Text User Friendly

Here I’m Sharing My Sublime text 2 User Settings
 if you have not theme flatkand theme, first install it. and then insert this code to user-setting .  
 

Sublime Text 2 User Settings


{
 "auto_complete_commit_on_tab": true,
 "color_scheme": "Packages/Theme - Flatland/Flatland Monokai.tmTheme",
 "detect_indentation": true,
 "draw_indent_guides": true,
 "draw_white_space": "all",
 "file_exclude_patterns":
 [
  ".DS_Store"
 ],
 "find_selected_text": true,
 "flatland_square_tabs": true,
 "folder_exclude_patterns":
 [
  ".git",
  ".bundle",
  ".rbx"
 ],
 "font_face": "Inconsolata",
 "font_options":
 [
  "directwrite"
 ],
 "font_size": 10,
 "highlight_line": true,
 "ignored_packages":
 [
 ],
 "new_window_settings":
 {
  "hide_open_files": true,
  "show_minimap": true,
  "show_tabs": true,
  "side_bar_visible": true,
  "status_bar_visible": true
 },
 "tab_size": 2,
 "theme": "Flatland Dark.sublime-theme",
 "translate_tabs_to_spaces": true,
 "trim_trailing_white_space_on_save": true,
 "use_simple_full_screen": true,
 "vintage_start_in_command_mode": true,
 "word_wrap": true
}

Priview 
Make Editor Sublime Text User Friendly
 
Source

Memperbaiki USB Flashdisk yang Error - tidak bisa di format



Memperbaiki USB Flashdisk yang Error - tidak bisa di format

Memperbaiki USB Flashdisk yang Error - tidak bisa di format
Flashdisk yang error versi tutorial adalah
  • flashdisk yang meminta di format jika di colllokkan ke laptop /komputer
  • ukuran kapasitas menjadi kecil pada usb flaskdisk
  • windows error format, sehingga gagal
cara memperbaikinya :

Localhost Forbidden

Error pada jaringan localhost forbidden, pernah saya alami. intinya dalam masalah ini adalah perlu user root untuk bisa mengaksesnya, terus bagaimaana solusinya ??



Rubah folder www agar dapat diakses oleh user biasa, caranya :

sudo chmod -R 775 /var/www
atau
sudo chown -R www-data:www-data /var/www/

Jalankan salah satu dari perintah di atas, www adalah folder tempat public_htmlnya.
*pict dari fb
*solved by me 

Kursor Tidak dapat digerakkan Linux | can not right click or left click

permasalahan mouse tidak dapat di gerakkan maupun hilang pernah saya alami. Baru kemarin saya cobain kali linux, berawal penasaran sama linux yang beradi di kalinya, saya coba install deh di laptop saya. selang beberapa menit installasi selesai namun terjadi permasalahan pada laptop saya "mouse nampak,bisa di gerakkan tetapi tidak dapat di klik kanan maupun klik kiri", saya coba pindah liat forum sebelah nemu deh solusinya. berikut caranya : Pertama jalankan perintah berikut di terminal:
modprobe -r pmouse
jangan takut jika nanti kursor mouse hilang, anak panah mouse tervisible. lanjutkan dengan perintah berikut
modprobe pmouse proto=imps
selesai, sekarang mouse nya sudah benerkan :D

[SOLVED] Can't connect to local MySQL server through socket '/var/run/mysqld/mysqld.sock' (2)

root@localhost:/etc/mysql$ mysql -u root -p
Enter password:
ERROR 2002 (HY000): Can't connect to local MySQL server through socket '/var/run/mysqld/mysqld.sock' (2)
-by step solved problem :

sudo aptitude purge mysql-server
// untuk menghapus aplikasi mysql-server secara keseluruhan

sudo mv /var/lib/mysql /var/lib/mysql.backup
//untuk melakukan backup database yang pernah di buat, jadi masih aman databasenya

sudo aptitude install mysql-server
//menginstall kembali aplikasi mysql servenya


# rm -rf /var/lib/mysql.backup/
//Kalau mau delet pake kodei ini

[Solved] error unknown filesystem Entering rescue mode... grub rescue>

Error yang bisa terjadi karena penataan partisi,
langsung saja

error unknown filesystem
Entering rescue mode. . .
grub rescue>

Cara penyelesaian / Solved :
Cek pengaturan root dan prefix
error unknown filesystem
Entering rescue mode. . .
grub rescue> set
cmdpath=(hd0)
prefix=(hd0,gpt6)/boot/grub
root=hd0,gpt6

Mencari partisi yang terinstall Ubuntu

grub rescue> ls (hd0, gpt5)/
./ ../ lost+found/ etc/ media/ bin/
boot/ dev/ home/ lib/ mnt/ opt/ proc/
root/ run/ sbin/ libx32/ srv/ sys/ tmp/
usr/ var/ vmlinuz initrd.img
cdrom/ .qgis2/ .config/ boot-sav/
lib64/ grub_old/ libnss3.so
Atur root dan prefik ke partisi yang diinstall Ubuntu
grub rescue>set prefix=(hd0,gpt5/boot/grub
grub rescue>set root=hd0,gpt5

grub rescue> insmod /boot/grub/i386-pc/linux.mod


Setelah itu ikuti code berikut untuk masuk kedalam Sistem Opeasi Ubuntu
grub rescue > linux /vmlinuz root= /dev/sda5

grub rescue > initrd /initrd.img

grub rescue > boot


Setelah masuk ubuntu, update dan instal grub

dengan perintah berikut di terminal :

sudo update-grub

sudo grub-install --force /dev/sda

Setelah itu coba untuk Restart
sudo reboot


Installasi Java

Cara installlasi java di linux, Ubuntu, Backtrack, Linux Mint, Gento, dll
gunakan terminal untuk installasinya.
kemudian masukkan perintah berikut

sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java
sudo apt-get update
sudo apt-get install oracle-java7-installer
sudo update-java-alternatives -s java-7-oracle

#jika ingin menggunakan java oracle 6 dapat menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install oracle-java6-installer

#jika menggunkan java oracle 8 dengan perintah :

sudo apt-get install oracle-java8-installer

# untuk menginstall versi java yang berbdeda
sudo update-alternatives --config java


Force Monitor Resolution Netbook di Linux

$ cvt 1024 768 60
$ xrandr --newmode "1024x768_60.00" 63.50 1024 1072 1176 1328 768 771 775 798 -hsync +vsync
$ xrandr --addmode VGA1 1024x768_60.00
$ xrandr --output VGA1 --mode 1024x768_60.00 --rate 60

auto at startup: /home/rezahe/.profile
sh /home/rezahe/resolution.sh

#!/bin/sh
xrandr --newmode "1024x768_60.00" 63.50 1024 1072 1176 1328 768 771 775 798 -hsync +vsync
xrandr --addmode VGA1 1024x768_60.00
xrandr --output VGA1 --mode 1024x768_60.00 --rate 60


$ xrandr
Screen 0: minimum 320 x 240, current 640 x 480, maximum 1024 x 768
VGA1 connected 640x480+0+0 0mm x 0mm
1024x768 60.0
640x480 50.0*
320x240 51.0

output monitor VGA1 has taken from line 2:
VGA1 connected 640x480+0+0 0mm x 0mm



Resolution Aspect ratio
3:2 -----------
720x480
1152x768
1280x854
1440x960
2880x1920

4:3 -----------
320x240
640x480
800x600
1024x768
1152x864
1280x960
1400x1050
1600x1200
2048x1536
3200x2400
4000x3000
6400x4800

5:3 -----------
800x480
1280x768

5:4 -----------
1280x1024
2560x2048
5120x4096

16:9 ----------
852x480
1280x720
1365x768
1600x900
1920x1080

16:10 ---------
320x200
640x400
1280x800
1440x900
1680x1050
1920x1200
2560x1600
3840x2400
7680x4800

17:9 ----------
2048x1080


Credit by thrvers




Mematikan Apport Ubuntu | Disable Apport

Sebagian pengguna pemula linux mungkin masih bingung dengan aplikasi

Apport
ini. Aplikasi apport fitur baru dari ubuntu sebelumnya, fungsi dari aplikasi ini adalah untuk memberikan informasi kepada develop bahwa sistem ubuntu ada bugnya dan akan mengirimkannya jika Anda memberikan ijin untuk mengirimkannya.
Tetapi hal ini malah menjadi pengganggu bagi penggunyanya (user). untuk mematikannya cukup kita ganti nilainya menjadi "0".
okat let's go...
sudo nano /etc/default/apport
rubah nilainya
enabled=1
menjadi

enabled=0
sudo service apport stop

nilai "1" dan "0" itu bilangan biner. "1" satu itu berati "ya", "boleh", "enable", "dijinkan" sedangkan nilai "0" null itu "tidak", "disable", "ditolak".
--thanks

Prolink P2000 CDMA Linux Work

My modem (Venus) cannot work with usb-modeswitch which is ejected quickly if usb-modem plug on usb port. So i disable usb-modeswitch only for my modem.

$ sudo  gedit  /etc/modules
...
option


$ sudo  gedit  /etc/rc.local
....
#venus-new
echo "1d09 aef4" > /sys/bus/usb-serial/drivers/option1/new_id
exit 0


$ sudo  gedit  /lib/udev/rules.d/40-usb_modeswitch.rules

...
# Prolink P2000 CDMA, Samsung SGH-Z810, Older Option devices, Vertex Wireless 100 Series, AnyDATA devices, Bless UC165, Celot CT-680
#ATTRS{idVendor}=="05c6", ATTRS{idProduct}=="1000", RUN+="usb_modeswitch '%b/%k'"
...
(on the line 70 in Lubuntu 12.04)

:
reboot, then

Prolink P2000 CDMA Linux Work

credit lubuntu teamusb-modeswitch teamsaa7_go for option trick ;-)Reza He
all member #ubuntu-indonesia @freenode.netetc.





[Fix] Masalah ERROR:nautilus-properties-window.c:1836:schedule_owner_change_timeout

Erro lagi bro :D
kali ini saya mau share mengatasi aplikasi linux yang tidak mau di rubah permision nya atau hak aksesnya, error yang bagaimana ??

ERROR:nautilus-properties-window.c:1837:schedule_owner_change_timeout: assertion failed: (NAUTILUS_IS_FILE (file))


itu di atas, tidak bisa dirubah hak aksesnya gimana ?
waktu aplikasi linux (.sh or .bin) kita klik kanan kemudian -> Properties -> tab permission. disana nanti ada  "Allow executing files of program", waktu kita ceklist itu akan muncul notif error. notif error ini hanya muncul ketika kita masuk ke nautilus sebagai root bukan user biasa
buka terminal
sudo nautilus

notifnya bisa di lihat di terminal kurang lebihnya akan muncul error kayak di atas :
ERROR:nautilus-properties-window

gimana caranya biar bisa jalan lagi ??
Buka terminal (ctrl+t) 

sudo chown -R username:username /home/username 

chmod -R 755 /home/username

*ganti username dengan nama punya kalian  ada di /home/namakalian

Selanjutnya pindahkan aplikasi yang mau di install ke home/ or Desktop atau dimana saja asalkan di directory system (C:).
 sekian dulu, semoga sukses ^_^


Mengenali Linux | Open Source |

Proproetary Software :
merupakan perangkat lunak yang memiliki lisensi tertentu sehingga kita harus mengeluarkan sejumlah biaya untuk bisa menggunakannya .

Free Software :
merupakan perangkat lunak dimana kita bebas menggunakannya tanpa mengeluarkan sejumlah biaya karena berlisensi bebas .

Lisensi :
adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang
Hak Terkait kepada pihak lain untu mengumumkan dan/atau memperb

Copyright :
merupakan Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta atas karya
sinematografi dan program komputer memiliki hak untuk memberikan

izin
atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan ciptaan
tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial

Copyleft :
adalah penggunaan undang-undang hak cipta untuk meniadakan
larangan dalam pendistribusian salinan dan versi yang telah dimodifikasi dari
suatu karya kepada orang lain dan mengharuskan kebebasan yang sama
diterapkan dalam versi-versi selanjutnya kemudian.

FOSS (Free Opensource Software)
adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet) .


OPENSOURCE :
-Perangkat Lunak (free=BEBAS)
-Kode Sumber Terbuka
-Bebas (digunakan, dikembangkan, didistribusikan)

Mengapa Harus FOSS..???
=> Rendah Biaya : Sangat berbeda dengan perangkat lunak komersial yang menarik biaya untuk produknya karena mereka juga membutuhkan dana untuk
melindungi perangkat lunaknya dari pembajakan.
=> Tingkat kemanan yang tinggi : Mereka akan menemukan dan memperbaiki bug yang secara tidak langsung juga menghilangkan celah keamanan.
=> Perangkat Lunak Lebih Stabil : Perangkat lunak open source jarang menyebabkan perangkat lunak yang lama mengalami kerusakan atau tidak dapat bekerja.
=> Frekuensi Upgrade : Hampir seluruh perangkat lunak open source dimudahkan dalam proses upgrade dan gratis.


LINUX :
- Unix-Like kernel yang free
- Dibuat oleh Linus Torvalds
- Dipublish tahun 1991


GNU/LINUX :
- GNU project yang digagas oleh Richard Stallman
- Linux menggunakan GNU Tools (gcc, C library, make and other tolls)
- Linux menggunakan lisensi GNU project (GNU GPL)

jadi secara etika LINUX = GNU/LINUX



DISTRIBUSI LINUX :

Pada awalnya Linux hanya sebuah kernel. Sebuah kernel tidak akan banyak berarti dan tidak dapat digunakan sebagai sistem operasi yang bekerja secara fungsional. Karena hal tersebut diperlukannya program dan utilitas tambahan yang berjalan diatas Linux. Gabungan antara kernel Linux dengan program dan utilitas tambahan berupa kumpulan paket-paket software dari GNU dan dapat digunakan menjadi sebuah sistem operasi siap pakai disebut distribusi atau lebih populer dengan nama Distro.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.


Berikut Beberapa Dsitribusi INduk Linux Beserta Turunannya :

1. SLACKWARE :
Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro Linux awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
Slackware menggunakan pkgtool sebagai alat bantu untuk manajemen paketnya seperti instalasi dan menghapus program, dalam penggunannya sangat banyak pengaturan secara manual. Slacware dijadikan basis pengembangan Oleh distro Vector Linux, Slax,Zenwalk, dan Nouvelix Linux.

2. DEBIAN :
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya Debra dan namanya Ian.
Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian FreeSoftware Guidelines,memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi debian secara legal dan hukum. Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai
konferensi dan workshop tahunan "debconf". Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode "Lenny".


3.RedHat :
Red Hat Linux (RHL), buatan perusahaan Red Hat, Inc., adalah sistem operasi Linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004. Red Hat Linux 1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut "Red Hat Commercial Linux" merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager, yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE Linux.

Sejak 2003, Red Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007.


4. SUSE :
SUSE , sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional, adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungs gesellschaft mbH, N├╝rnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman.

5. MANDRIVE :
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft) Dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama 'Mandrake the Magician'. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti
nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya.

Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.


6. GENTOO :
Gentoo Linux adalah salah satu distribusi Linux yang memakai paket sistem yang berbeda dalam hal ini tidak memakai manajemen milik Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat yang menggunakan paket .rpm atau milik Slackware tetapi menggunakan paket Portage. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing- masing komputer pengguna. Paket-paketnya biasanya dibangun dari kode sumber (source), walaupun untuk kenyamanan, sebagian besar paket perangkat lunak juga tersedia dalam bentuk binari. Nama proyek pengembangan dan produknya diambil dari jenis penguin bernama Gentoo.



SEJARAH GNU/LINUX :
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya Unix dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis. Namun satu hal yang sangat disayangkan pada waktu itu adalah kita tidak bisa sembarangan memodifikasi dan menyebar luaskan Unix secara bebas ke masyarakat umum.

Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, namun sayangnya elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai, pada saat itulah
(1991) Linus Torvalds mengumumkan telah membuat sebuah kernel yang dibuat berdasarkan Unix yang diberi nama Linux, hal ini tentunya sebuah kebetulan dimana pada waktu itu proyek GNU membutuhkan Kernel (belum memiliki kernel ) , hal ini dapat dilihat dari pernyataan Linus Torvalds yang pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.

Linux sendiri terinspirasi dari Minix. MINIX, adalah sebuah sistem bertipe Unix yang ditujukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. Kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Operating Systems: Design and Implementation. Walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh Prentice Hall. Sebagai tambahan, disain versi 16-bit dari MINIX kemudian tidak secara baik diadaptasikan kepada versi 32-bit dari arsitektur Intel 386 yang murah dan populer yang digunakan secara luas di komputer pribadi.

Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki. Hasil kerjaannya itu yang kemudian akan menjadi kernel Linux. Linux sendiri merupakan versi Unix like tersendiri yang pembuaatanya dan pengembangannya tidak memiliki hubungan dengan Minix, Hal ini dapat dilihat Pada tahun 1992, dimana Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah "kesalahan mendasar". Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat kepada sebuah rancangan yang berdasarkan kepada model mikrokernel. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah debat tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel. ( Minix memiliki tipe kernel Microkernel sementar Linux memliki tipe Kernel Monolitic )

Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak
Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linuxmenggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.


PENGEMBANGAN DISTRIBUSI GNU/LINUX :

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu- satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip- prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh Kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.


Berikut dibawah ini beberapa anggapan-anggapan salah tentang GNU/Linux :

* Linux Sulit Diinstall :
Yang BENAR : Linux dapat digunkan tanpa harus diinstall
* Linux Sulit dipelajari
Yang BENAR : Linux dapat langsung digunakan tanpa harus dipelajari dulu
* Linux tidak support banyak Hardware :
Yang BENAR : ada vendor/pembuat hardware yang tidak support dengan linux.
* Linux tidak User-Friendly(Manusiawi) :
Yang BENAR : Ada manusia yang tak mau berteman sama Linux.
* Linux tidak ada duitnya
Yang BENAR : Duit akan dtg jika pengguna Linux membutuhkannya




source

[Solved] E: Sub-process /usr/bin/dpkg returned an error code (1)

Disaat kita melakukan installasi aplikasi linux pastinya tidak lepas dari error yang muncul setelah installasi itu berhasil baik online ataupun offline jika kita asal atau tidak tahu apakah paket aplikasi yang akan di install itu cocok dengan linux yang digunakan apa tidak. Jika tidak cocok dengan linux yang kita pakai pastinya akan muncul error yang mengundang kita untuk secepatnya memperbaikinya iya ga ? #masa di biarin aja …. asyiknya dalam memakai linuk adalah ketika kita mendapati suatu permasalahan yang terjadi pada sistem operasi yang kita pakai, dimana kita di tuntut untuk bisa memperbaikinya, dari kita menganalisa, mencari, dan menyelesaikannya ( itu menurut ku lho ya ...heheheheh ).
makanya buat para linuxer yang nggak mau ketemu error permasalahan yang terjadi dalam sistem operasi yang dia gunakan mending balik aja ke windows.....hahahah....karna dalam memakai sistem operasi linuk itu kita harus menjadi orang mandiri bukan orang manja.....

kali ini yang akan saya share adalah cara mengatasi error setelah installasi paket wvdial di baxbox, tetapi ini bisa di pakai untuk OS yang lain ubuntu, linuxmint, backtrack, ….munculnya error ini karena paket yang tidak cocok dengan sistem operasinya....ini error yang terjadi setelah installasi wvdial cekidot'.....
:

libuniconf4.6 depends on libwvstreams4.6-extras; however:
Package libwvstreams4.6-extras is not configured yet.
dpkg: error processing libuniconf4.6 (--configure):
dependency problems - leaving unconfigured
dpkg: dependency problems prevent configuration of wvdial:
wvdial depends on libuniconf4.6; however:
Package libuniconf4.6 is not configured yet.
wvdial depends on libwvstreams4.6-extras; however:
Package libwvstreams4.6-extras is not configured yet.
dpkg: error processing wvdial (--configure):
dependency problems - leaving unconfigured
No apport report written because the error message indicates its a followup error from a previous failure.
No apport report written because the error message indicates its a followup error from a previous failure.
Errors were encountered while processing:
libwvstreams4.6-extras
libuniconf4.6
wvdial
E: Sub-process /usr/bin/dpkg returned an error code (1)


cara mengatasinya


dpkg --remove --force-remove-reinstreq pgf




Koneksi Modem smart di linux

hmmm...Banyak sekali para newbietol yang nanya cara installasi modem smart,Huawai,Prolink etc,. sebenarnya installasi ataupun cara koneksi modem dengan system operasi linux/Ubuntu/Linux Mint/Backtrack/Blackbuntu/ dan lainnya itu hampir-hampir sama...berikut ini kita akan melakukan koneksi modem smart CE682 (khususnya) di Backtrack (Untuk yang lain bisa kog, ikuti aja tuorial nya :D) 1.Install dulu wvdialnya sesuaikan dengan distro yang kalian pakai
(*bisa cari di sini http://apt-web.dahsy[dot]at/ dan http://repo.ugm[dot]ac.id/apt-web)

2.Install semua paket yang sudah kalian download
3.Tancepin Modem nya,lanjut buka terminal dan masukkan perintah berikut
lsusb
lsusb sebelum di eject
4.Lakukan eject CD-Rom dan Eject modem
sudo eject /dev/sr0
sudo eject /dev/sr1
eject CD-Rom dan Modem
cek kembali dengan mengetikkan "lsusb"
lsusb setelah melakukan eject
(*Perhatikan gambar di ats dengan gambar pertam, apa yang membedakan ?
*yang beda adalah vendor dan productnya,jika seperti ini kemungkinan 80% kita bisa berinternet tanpa perlu menginstall usb_modeswitch)
5.Sekarang lakukan load ke modem nya
sudo modprobe usbserial vendor=0x201e product=0x1022
Melakukan load agar modem di deteksi sebagai modem bukan storage
(*disitu tertera vendor =0x201e dan product=0x1022
sesuaikan dengan punya kalian
JANGAN KEBALIK ANTARA vendor dan product nya !!)
6.Lanjut konfigurasi ke wvdial nya
sudo gedit /etc/wvdial.conf

isi seperti
[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Carier Check = no
Password = smart
Command Line = ATDT
Phone = #777
New PPPD = yes
Modem Type = Analog Modem
Stupid Mode = yes
Baud = 460800
Modem = /dev/ttyUSB0
ISDN = 0
Idle Seconds = 0
Username = smart
Simpan
7.JANGAN LANGSUNG DI KONEKSIKAN
Tunggu 5-10 menit, agar proses load modemnya sukses...
8.Kita koneksikan dengan perintah
sudo wvdial smart

Internet lancar jaya
(*Saya koneksikan setelah saya nunggu 10 menit)
Saya coba di:
OS : Backtrack r1
kernel :Linux bt 3.2.6
modem :smart CE682
Yang mau pake script silahkan Download disini
Silahkan Vendor dan product nya di edit dulu, sesuai dengan punya kalian
-Taruh di desktop
-Buka terminal, masuk ke area Desktop
-Masukkan perintah
chmod +x smart.sh
-Jalankan dengan perintah ./smart.sh


Share Data di ubuntu guest

Aplikasi VirtualBox atau VM merupakan solusi bagi mereka yang menginginkan melakukan installasi 2 atau lebih dalam satu komputer dimana cara penginstallannya pun cukup gampang dan mudah di pahami,kayak mie instan ..... heheheh....VirtualBox ini sendiri ada yang versi linux ada juga yang versi windows jadi tenang aja buat para linuxer jika kalian masih pengen gunain windows. ^_^ dari pembahasan judul nya tentang "SHARE FOLDER atau DISK di UBUNTU GUEST " .... maksud nya gimana ?
gambarannya => Kita mempunyai sebuah komputer dengan system operasi windows juga ada aplikasi virtualbox dengan sebuah installasi systemnya yang berbasis ubuntu. suatu hari

kita ingin melakukan sharing data dari Windows (host) ke ubuntu (guest).... mungkin bagi yang sudah tahu itu gampang akan tetapi bagi seorang yang baru mengenal linux mungkin cukup kesulitan .... ya nggak ? :D.
mungkin cukup jelas dari gambaran diatas.... inti nya gimana cara share data dari windows ke ubuntu gitu .... :D langkah langkah nya :
1.Jalankan system operasi ubuntu di virtualbox kalian
2.Melakukan share data.
Di virtualbox itu ada 3 menu (Mesin-Device-Bantuan ). Pilih Device -> Folder yang di Share
3.Masukkan Data / Disk yang akan di share
Folder path : letak data /disk yang akan di share
Folder name : Nama folder yang di share
, untuk nama di ingat" jangan lupa ya ...^_^
Setelah itu klik OK -> Ok
4.Buka terminal (di ubuntu)
- masuk sebagai root
- masuk ke /media/
cd /media/
- buat folder yang akan di gunakan untuk tempat mount data atau disk yang akan kita share
mkdir foldershare
- melakukan mounting ke folder yang telah kita buat sebelumnya
mount -t vboxsf FData /media/foldershare
(*)FData adalah folder name
(*) /media/foldershare adalah tempat mount yang sudah kita buat
5.Kita akses folder yang sudah kita share tadi :D
-Buka nautilus -> file system -> media -> foldershare
sebelah kiri adalah gambar guest ubuntu
sebelah kanan adalah gambar host ubuntu
Itu adalah disk yang saya share smakan .... success and the end


Mengatasi W: GPG error

Hallo sahabat BV apakabar ?baik tentunya kan ?
Setelah beberapa hari sering menjumpai yang namanya problem, masalah baik itu waktu main game, update,install, uninstall. proble yang sebenarnya dapat kita selesaikan jika kita memang mau berusaha. oke deh langsung aja...
Berikut ada kode error yang saya alami ketika saya melakukan update system saya code error nya seperti berikut:

W: GPG error: http://ppa.launchpad.net maverick Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY FC0D5CCAEDFBD1F9
cara mengatasi problem di atas cukup simple 
-Buka terminal
-Masuk sebai root
-Lihat dari masalah error diatas, ada kombinasi huruf dan angka (key)

FC0D5CCAEDFBD1F9
- Copy dan pastekan, pada kode berikut
sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys taruh_sini_keynya
atau
gpg --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv taruh_sini_keynya; gpg --export --armor taruh_sini_keynya | sudo apt-key add -

*)taruh_sini_keynya = FC0D5CCAEDFBD1F9 


*)Key yang muncul..sesuaikan dengan punya kalian -kemudain lakukan update system -#apt-get update

Kirim Artikel

Salam blogger indonesia....how are you today ??
sob sekarang blog v1rus melayani kirim artikel buat siapa saja nggak pandang bulu, dari anak-anak,remaja,dewasa,tua,nenek-nenek,kakek-kakek,buyut-buyut, sampe yang paling tua ...hahahahah
nih sob buat kalian yang pengin kirim artikel di blog v1rus comment aja di sini, dengan ketentuan
- About IT (di sarankan) - Pendidikan
- Tip's and Trik's
- Bahasanya Sopan dan Jelas
- No Sara - No Porn
upload aja disini :


How to solve the problem in the tor ?

welcome to the blog v1rus, now we want to solve the problem in tor vidalia tor apasih it? tor is an application used to hide our real ip. suitable for the cracker defacer adsen, hahahah The following error as well as her step

Error
Vidalia Detected that the tor software exited unexpectedly
[Warning] Could not bind to 127.0.0.1:9050: Address already in use. Is Tor already running?
solusition 
-Open your terminal
-Enter the command

sudo service tor stop
Now, try running vidalia
succes !!

Cara Menggunakan Emphaty

update lagi mumpung masih di berikesempatan and ada waktu :D, ada yang tahu apa itu Emphaty ? coba gooling sudah banyak yang bahas.... #Emphaty adalah aplikasi sosial network multi fungsi (.pent)
oke langsung saja,...


1.Buka Aplikasi Emphatynya 
2.Pilih tab 'Edit'-> 'Accounts'
  
3.Akan tampil seperti berikut  
  





















Pilih 'Yes,I'll enter my account detail now'

 4.Disini kita pilih sosial network nya jenis apa ?
 e.g Facebook,Irc,MSN etc 























5.Masukkan password dan user nya (*)for Facebook and Yahoo *Bukan user login ke facebook / yahoo tetapi Username kalian di facebook atau di yahoo *Password nya tetep pasword login kalian lihat gambar 

















disana profilnya bernama "http://facebook.com/topneg" kita ambil yang terakhir nya saja yaitu "topneg" kita masukkan sebagai username di Emphaty tadi. 6.Setelah itu klik Forward

7.Akan tampil seperti berikut Pilih


Pilih 'I don't want to enable this feature for now'
8.kemudian Pilih Apply


 coba buka emphaty, ksudah terkoneksi dengan facebook

Update Tor Vidalia error di ubuntu

Masalah ini saya alami ketika saya mencoba untuk melakukan update di sytem saya dimana pada system operasi yang saya gunakn sudah terinstal aplikasi yang namanya Tor Vidalia. Tahukan apa Tor itu ? kalau nggak tahu coba kesini deh system operasi yang saya gunakan saat itu adalah ubuntu mveric 10.10. kenapa masalah itu terjadi ? menurut saya penyedia dari torproject sendiri mungkin sudah menghapus link dari database nya untuk versi ubuntu 10.0 maveric (.pent (tolong benarkan jika pendapat saya ini salah)).error nya itu seperti ini
Err http://deb.torproject.org maverick/main amd64 Packages 404 Not Found [IP: 194.8.197.22 80] W: Failed to fetch http://deb.torproject.org/torproject.org/dists/maverick/main/binary-amd64/Packages.gz 404 Not Found [IP: 194.8.197.22 80]
Setelah saya tanya-tanya sama paman saya akhir nya ketmu deh solusinya dan coba saya update dan berhasil :-D. lest's go ... -Buka terminal -Masuk sebagai root -Edit source.list
gedit /etc/apt/sources.list
-Cari
deb http://deb.torproject.org ....bla bla...bbla src-deb http://deb.torproject.org ... bla ...bla....
(*)cari alamat web di atas dan hapus -Setelah itu "Save" and close -Kembali ke terminal, masukkan perintah berikut
echo "deb http://deb.torproject.org/torproject.org experimental-lucid main" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys 886DDD89
-kemudain update
sudo apt-get update